Tempat menghantar karya secara online. Setiap karya yang terpilih akan disiarkan di blog yang bersesuaian. Anda juga boleh mempromosikan blog anda dengan menyertakan URL website anda. Selamat berkarya!


Sila isikan karya anda di sini.

Nama
Nama Pena
Email
URL (Jika Ada)
Mahu Papar URL (Jika Ada)
Tema Karya
Jenis Karya
Bukan original, nyatakan sumber
Tajuk Karya
Isi Karya


* Hanya karya yang terpilih sahaja akan disiarkan. Sila hantar karya yang mempunyai perenggan, susunan bahasa dan ejaan yang betul bagi memudahkan proses suntingan yang dilakukan secara manual.


* Penulisan yang menggunakan bahasa SMS atau singkatan yang keterlaluan tidak akan dilayan. Terima kasih.

Puisi : Malaikat, Tak Bersayap




Malaikat, tak bersayap

Malaikat Itu Tak Bersayap Lagi
Papalah dia bagai sebuah pedang tanpa ketajaman..
Hancurlah ia berkeping dalam sekali dentuman..
Lalu, merangkak ia mencari sisa-sisa dari kepingan kekuatannya..
Sambil berharap sang waktu setia menunggunya..

Bagiku, Tak apa ia tak berlari,
Mungkin dia bisa berjalan kaki,
dengan sepasang kaki yang ia miliki,..
Tp, Mengapa dia masih disini??
Mungkinkah ia tak tau cara berjalan kaki?..


Tak kupedulikan lagi Lukanya,..
Kubiarkan ia terjatuh..
Hingga pesan cintanya tak sampai padamu..
Tapi, ia masih malaikat pembawa pesan cinta..
Walau tak kulihat lagi sepasang sayap di punggungnya..

Nukilan: Abu_ayaz

Tiada ulasan:

Catat Ulasan